Dilema Berat Badan

Berat badan ternyata bukan saja momok bagi kaum wanita. Kaum pria, setidaknya saya, juga menganggapnya momok. Saya seperti ketakutan begitu mengetahui bahwa berat badan saya naik. Awalnya, pada Sabtu bakda Maghrib, saya ke dokter anak mengantar si bungsu periksa sakitnya. Di sana, saya menyempatkan diri menimbang berat badan. Ternyata berat badan saya mencapai angka 70!!! Padahal, selama ini rekor maksimal berat badan saya adalah 68 kg. Dan saya merasa menikmati hidup dengan berat badan 65-68 kg. “Ah, pantas saja!” gumamku dalam hati.

Ya, pantas saja beberapa celana terasa sesak. Padahal celana favorit. Pantas saja hari-hari merasa ngantuk, padahal istirahat juga cukup. Ah, harus olah raga lebih rutin. Futsal setiap hari Rabu sepertinya tidak mampu mengimbangi pertumbuhan badan ke samping. Haha…

Mempertahankan tubuh ramping memiliki manfaat. Bagi saya, perut buncit itu tabu, hehe.. Selain itu, pertambahan berat badan berarti bakal ada pakaian saya yang kesempitan. Itu artinya, saya harus belanja celana yang lingkar perutnya lebih besar. Padahal saya tidak hobi belanja pakaian, setidaknya pakaian untuk diri saya sendiri. Terakhir, saya jamin, pergerakan saya menjadi agak lamban. Ah, semua itu hanya IMHO* kok.

Mmmm… Jadi, olah raga apa ya? Terbayang di benakku: lari, sit up, push up, renang, fitness… Tapi, bagaimana menyemangatinya? Eh, tiba-tiba bertemu dengan sebuah akun di Google plus, Neila Rey, yang memposting sebuah poster bagus di https://plus.google.com/+NeilaRey/posts/Q9FB9wjQ4mX

Courtesy of Neila Rey

Selamat beraktivitas…! Sit up dulu ah!

*) IMHO = In my humble opinion

Pos ini dipublikasikan di Catatan dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s