Jangan Takut Mengumbar Ide

Ya, jangan takut mengumbar ide. Kecuali jika memang ide itu akan Anda realisasikan sendiri atas motif ekonomi dengan didasari keyakinan mewujudkannya yang sangat kuat. Jika tidak, umbarlah ide itu. Tapi, jangan sesumbar. Sesumbar artinya sombong. Kita sebagai makhluk Tuhan tidak layak untuk bersikap sombong. Tulisan ini saya dedikasikan untuk kaum yang merasa takut mencetuskan idenya.

Ada yang bilang ide itu mahal, makanya ide harus di-‘kempit‘ supaya tidak ada orang lain yang mengetahuinya atau tidak ada orang yang mencuri. Ah, tidak juga. Ide menjadi benar-benar mahal ketika ide tersebut sudah diwujudkan dan memberi manfaat kepada satu orang atau lebih. Jika ternyata tidak terwujud, ide itu tidaklah lebih dari sekadar angan kosong yang melintasi pikiran.

Ada juga yang mengatakan takut jika idenya ditertawakan. Akibatnya, pemilik ide tersebut tidak jadi mengutarakan idenya. Mengutarakan saja tidak, apalagi mewujudkan. Yang penting, jalan terus jika menurut Anda ide itu bagus. Orang mentertawakan ide, biasanya bukan karena idenya yang jelek. Sebaliknya, barangkali akal atau otak orang yang mentertawakan ide tersebut belum nyampek.

Nah, kesimpulannya jangan takut mengumbar ide. Kalau ternyata kita tidak memiliki kemampuan untuk mewujudkannya, insyaAllah jika ide itu bagus, pasti ada orang yang akan mewujudkannya. Dan Anda? nothing to lose aja lah

Eh, serius lho… jangan takut mengumbar ide. Ya?

NB: penulis harus memberi contoh. Titik. Hehe…

Pos ini dipublikasikan di Catatan dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s