Masih Tetap Sublime Text

Teks editor favorit saya untuk menulis kode program masih tetap Sublime Text. Kalau dulu menggunakan yang versi 2, sekarang sudah versi 3. Lebih bertenaga (baca: cepat atau ringan), lebih kaya fitur, dan tentu saja lebih bisa membuat produktif. Cepat dan kaya fitur adalah dua hal yang dapat menelurkan produktivitas dalam membuat program. Untuk aspek cepatnya, tidak ada yang perlu diceritakan karena Anda harus membuktikannya sendiri.  Tetapi untuk urusan fitur, saya akan bercerita sedikit.

Kenapa sedikit? Ya karena masih banyak yang saya belum ketahui dari Sublime Text ini. Jadi, langsung saja berikut ini beberapa fitur yang bisa Anda nikmati ketika menggunakan Sublime Text 3.

  • Zoom in dan Zoom out langsung
    Tekan CTRL dan scroll mouse. Atau CTRL + tanda plus (+) atau tanda minus (-)
  • Add folder to project, yang akan menampilkan project Anda dalam bentuk tree di sebelah kiri.
    Menu Project > Add Folder to Project …
  • Preview image
    Ya, ternyata dengan Sublime kita bisa melihat gambar secara langsung di layar teks editor.

preview image

  • Path file yang langsung ditampilkan pada judul jendela Sublime Text. Perhatikan gambar di atas, ada path filenya lengkap. Hal ini untuk mengantisipasi kita salah mengedit file.
  • Preview isi dokumen langsung dengan sekali klik pada file di direktori project sebelah kiri. Kalau dua kali klik (double click) atau mengedit isi dokumen, maka otomatis dokumen akan terbuka.
  • Untuk sintaks markdown, dengan kombinasi tombol CTRL + R kita bisa mendapatkan daftar heading tulisan. Bagi saya ini merupakan sesuatu yang ‘WOW’
  • Untuk sintaks pembuatan halaman web, baik HTML maupun PHP, tersedia shortcut yang mempercepat pekerjaan kita. Misalkan dengan mengetik huruf p + TAB, kita langsung akan disuguhi tag <p></p> dengan posisi kursor kita ada di tengah tag tersebut. Begitu pula dengan tag-tag HTML lain. Silakan dicoba kalau tidak percaya.
  • Untuk shortcut Word Wrap, kok ndak ada ya? Jangan khawatir, kurang lebih sama dengan Notepad++ yang memang tidak ada shortcut-nya. Tetapi baik Notepad++ maupun Sublime Text bisa ditambahkan sendiri untuk shortcutnya.
    • Pada Notepad++, pilih menu Setting > Shortcut Mapper…. Pada tab ‘Main Menu‘, lihatlah baris ke-105 yang bertuliskan ‘Word wrap’. Silakan tambahkan shortcut di sana.
    • Pada Sublime Text, pilih menu Preferences > Key Binding – User. Tambahkan shortcut dengan sintaks seperti berikut:
{ "keys": ["f8"], "command": "toggle_setting", "args": {"setting": "word_wrap"}}

Pada contoh di atas saya menggunakan tombol F8 sebagai shortcut-nya. Mudah, kan?

  • Dan yang membuat saya jatuh hati pertama kali dengan editor ini adalah theme bawaan lahirnya: latar belakang agak gelap (bukan hitam) dengan warna tulisan yang tidak melelahkan mata.
  • Oiya, satu lagi. Minimap di sebelah kanan yang sering saya gunakan untuk melompat-lompat jika dokumen teks saya sangat panjang.

Hmmm… selain itu sepertinya masih banyak lagi yang belum saya eksplorasi. Hebatnya, fitur-fitur di atas tidak perlu menggunakan paket-paket tambahan!

Berikutnya, masih ada referensi-referensi lainnya yang sepertinya menarik untuk kita baca.

Demikian, semoga Anda tertulari saya untuk menggunakan Sublime Text juga…. Hihi…

Pos ini dipublikasikan di Developer dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s