Provokasi

Saya adalah salah satu pelanggan artikel dari berbagai web yang bercerita tentang motivasi, manajemen, kewirausahaan, dan yang sebangsanya. Di salah satu web tersebut ternyata menghadirkan banyak provokasi yang mungkin bisa menggoyahkan hati untuk mencoba petualangan baru. Mulai dari nominal gaji yang seharusnya kita bawa pulang, tanda-tanda harus segera resign, dan sebagainya. Bahkan kalau saya simak dari komentar-komentar yang bertebaran di sana, seakan-akan mereka termakan provokasinya.

Memang realistis provokasinya. Pasalnya, tidak sedikit contoh kisah nyata atas keberhasilan beberapa orang yang dianggap sukses secara finansial. Tidak tanggung-tanggung, contohnya tidak saja dari luar negeri. Bahkan ada juga contoh dari dalam negeri tentang anak bangsa yang merangkak dari nol untuk menjadi penguasa bisnis dengan omset menggiurkan. Wow…

Tetapi, anehnya, kok saya tidak terlalu begitu terprovokasi ya? Eh, bahkan tidak terprovokasi. Apakah karena saya seorang pegawai negeri yang telah terlena dengan zona nyaman yang akhirnya tidak membuat saya tertarik dengan tantangan-tantangan baru?

Ataukah karena saya merasa penghidupan saya sudah cukup lantaran berstatus pegawai negeri? Duh…! Jangan-jangan semua pegawai negeri yang membaca web-web tersebut tidak terprovokasi seperti saya ini?

Pos ini dipublikasikan di Catatan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s