Lailatul Qodar Belum Lewat

Katanya tadi malam adalah malam lailatul qodar (selanjutnya saya sebut lailatul qodar saja, karena laila sendiri dalam bahasa Indonesia berarti malam). Informasi itu beredar tidak hanya pada satu grup whatsap saya. Masing-masing memiliki versinya sendiri, dengan membawa dalil-dalil yang memang kesemuanya sahih. Terima kasih untuk rekan-rekan whatsap yang sudah mengingatkan saya. Semoga Allah tambahkan untuk Anda semua kebaikan yang berlipat di bulan yang penuh keistimewaan ini.

Hari ini tanggal 21 Ramadhan, bertepatan dengan hari Jumat. Pembaca sekalian jangan lupa membaca surat Al-Kahfi ya, supaya antara jumat ini dengan jumat depannya lagi Anda semuanya mendapatkan ampunan dari Sang Kholiq. Yang paling ampuh, semoga dengan bacaan Al-Kahfi tersebut, kita kelak bisa terhindar dari fitnah dajjal.

Kembali menyoal lailatur qodar. Bagi saya pribadi, sebaiknya kita jangan mengklaim suatu tanggal tertentu itu  lailatul qodar. Meskipun ada tanda-tanda bahwa susasana malam hening, cerah, langit berbintang, dan ketenangan-ketenangan lainnya sudah muncul. Cukuplah kita berprasangka baik, bahwa mungkin saja itu lailatul qodar. Sekali lagi, masih mungkin.

Lantas, mengapa saya menyarankan jangan mengklaim lailatur qodar sudah terjadi pada kemarin atau beberapa hari yang lalu, misalnya. Ya, sederhananya saja, seperti orang berlomba, ketika juaranya sudah ketahuan, tentu peserta lainnya tidak akan antusias. Nah, analog dengan itu, semisal kita menganggap bahwa lailatur qodar sudah lewat, tentu semangat untuk mengejar kebaikan itu sedikit meredup. Benar apa benar? Hehe..

Jadi, kenikmatan apapun yang Anda rasakan tadi malam, marilah tetap menganggap lailatul qodar belum lewat hingga akhir ramadhan nanti. Selalu giatkan amal-amal kebaikan, berbuatlah yang positif untuk diri Anda dan sesama. Berdoalah selalu kebaikan untuk saudara-saudara muslim kita di manapun mereka berada. Ibadah, ibadah, dan ibadah. Apapun bentuknya, ibadah khusus maupun umum. Ibadah khusus, tentu Anda semua sudah mengetahuinya. Sementara ibadah umum, di antaranya adalah bekerja, berkarya, dan belajar yang pasti akan dicatat di sisi-Nya.

Semoga Allah membantu kita mereguk pundi-pundi amal di penghujung ramadhan ini.. Aamiiin…

Blora, 16 Juni 2017 (21 Ramadhan 1438H)

 

 

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Agama, Catatan dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s