Stagnasi Kualitas Tulisan

Kemarin saya menghabiskan satu buku karangan Pak Much. Khoiri yang berjudul “Rahasia Top Menulis.” Melalui buku itu saya mencoba mencari wawasan pengetahun tentang dunia tulis-menulis. Wawasan mengenai hal ini saya anggap penting karena saya ingin bisa menulis dalam arti yang sebenarnya. Jujur saja, sejauh ini saya hanya menulis seperti di blog ini sekadar menggoreskan catatan-catatan remeh yang melintas di benak. Selebihnya, mungkin belum sampai tingkatannya.

Pada salah satu penggalan dari isi buku tersebut menyoal bagaimana melihat kemajuan menulis kita. Salah satu caranya adalah dengan membaca kembali tulisan-tulisan kita di masa lampau. Jika kita dalam membaca tersebut kita merasakan bahwa tulisan-tulisan tersebut kok kurang bagus, dan perlu perbaikan di sana-sini, bisa jadi hal ini berarti ada kemajuan kualitas tulisan kita.

Lantas bagaimana saya menarik kesimpulan untuk diri saya sendiri? Ketika saya baca ulang tulisan-tulisan saya yang terdahulu, saya merasa masih biasa-biasa saja. Tidak ada perasaan yang macam-macam. Apakah ini artinya bahwa saya tidak mengalami kemajuan dalam hal menulis?

Stagnasi. Izinkan saya menyebutnya demikian. Sangat mungkin stagnasi ini terjadi pada diri saya mengingat sejauh ini saya kurang dalam hal berlatih menulis. Bahkan saya juga tidak pernah serius mengikuti sebuah kajian tentang bagaimana menulis yang baik. Kalau boleh jujur (siapa juga yang melarang?), saya hanya menulis dengan cara menulis. Itu saja. Mungkin ini saat yang tepat bagi saya untuk introspeksi agar memacu diri belajar menulis yang lebih baik.

Adakah yang lebih parah dari stagnasi? Jawabnya ada. Bilamana itu bisa terjadi? Masih tetap menggunakan nasihatnya Pak Much Khoiri yang saya analogikan, yakni bila mana kita membaca tulisan kita yang terdahulu, kemudian kita merasa kok tulisannya bagus banget. Hehe… Apa iya? Berarti tulisan yang sekarang kurang bagus… Kemunduran dong…

Ah, sudahlah… Kita bisa menulis saja itu sudah syukur banget….

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Bahasa, Catatan dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s