(Calon) Penulis yang Berhenti Menulis

Beberapa waktu lalu saya sempat berharap bahwa suatu saat saya bisa menjadi penulis. Penulis di sini dalam arti menulis artikel di media massa, buku, atau yang sejenisnya. Namun, sayang seribu sayang, satu-satunya hal yang bisa mendukung untuk hal itu justeru tidak saya siapkan. Apa itu? Menulis.

Mungkin saya akan berdalih karena kesibukan yang tak ada henti-hentinya belakangan ini. Selama Juli hingga September, saya seakan dikontrak fulltime untuk menyelesaikan kegiatan pendataan di lapangan yang bernama Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI).

Praktis, kegiatan saya jarang sekali berhubungan dengan laptop atau komputer. Kalaupun berhubungan, itu pun karena ada tugas mendadak nan penting yang hanya bisa dituntaskan dengan perangkat komputer. Selain itu, praktis saya hanya bekerja dengan pena, dokumen-dokumen, dan sesekali browsing di internet dengan hape demi mendapatkan informasi pendukung akurasi data lapangan.

Tengoklah, setelah satu bulan lebih saya memposting tulisan terakhir, baru sekarang saya membuat lagi tulisan yang lain. Ini pun saya paksa dengan pertimbangan seperti judul postingan yang saya buat kali ini: (calon) penulis yang berhenti menulis. Hehe..

Jadi, intinya saya menulis ini untuk menjaga agar asa untuk menjadi penulis masih tetap ada. Itu saja..

 

Pos ini dipublikasikan di Catatan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.