Cara (Tidak) Baru Belajar Bahasa Asing

Beberapa referensi menyebutkan bahwa untuk mempelajari bahasa asing, kita harus sering-sering menggunakannya. Dalam keseharian, setidaknya kita harus membaca beberapa tulisan dalam bahasa asing tersebut, atau mungkin mendengarkan cerita, atau bahkan berlatih bercakap-cakap memakainya. Intinya sama, membiasakan diri dengan teks, suara, bahkan suasana terkait dengan bahasa asing yang sedang dipelajari.

Nah, di sini saya ingin berbagi teknik tersebut, tetapi dengan cara yang baru belakangan ini saya mulai. Dengan konsep sering-sering berinteraksi dan mempraktikkan bahasa asing tersebut, saya menggunakan media sosial. Kalau biasanya dengan mem-follow akun belajar bahasa asing, kini saya dengan nekatnya mengubah settingan bahasa untuk antarmuka aplikasi media sosial tersebut.

Contoh tampilannya bisa dilihat pada gambar di bawah. Saya menggunakan facebook dengan setting bahasa asing. Bahasa Jerman, tepatnya.

germany

Wah, tentu membingungkan ya? Awalnya iya, tetapi dalam beberapa kali kesempatan, kosakata itu bertambah. Caranya, ya saya membuka tab lain di browser yang mengarah ke laman penerjemahan. Untuk ini saya masih mengandalkan kepunyaan Google, yakni translate.google.com.

Sederhana ya, caranya. Buat saya ini hal baru, tetapi buat para pembaca sekalian mungkin ini hal lama yang sudah diketahui. Tidak masalah, semoga bermanfaat untuk teman-teman yang sedang mencoba belajar bahasa asing.

Pos ini dipublikasikan di Bahasa dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.