Memutus Kebiasaan

 

Good-Habits-520x359[1]

Courtesy of happy-creative.co.uk

Setelah beberapa pekan saya tidak melakukan aktivitas blogging, salah satu bentuk menulis yang saya gemari, ternyata ada sedikit yang mengganjal saya rasakan. Ganjalan itu adalah rasa tersendat ketika saya hendak menuangkan isi kepala. Pikiran sudah mulai berjalan, tetapi jemari seperti meminta kepala untuk berpikir ulang sebelum menuliskan kalimat. Ya, tiba-tiba melintas di benak saya bahwa saya mulai kurang lincah menulis. “Eh, emang kamu meng-klaim dirimu lincah menulis?” celetuk dalam hati saya. Baca lebih lanjut

Iklan
Dipublikasi di Catatan, Cerita Inspirasi | Tag | Meninggalkan komentar

Buah Simalakama Kemkominfo

Sedang ramai di mana saja, utamanya di jagat medsos, bahwa Kementrian Komunikasi dan Informasi RI mengeluarkan instruksi blokir untuk aplikasi pesan bernama Telegram. Sampai saat ini, tahap blokir masih di tataran layanan berbasis webnya. Untuk layanan yang tertanam di perangkat mobile, hingga tulisan ini saya buat, masih berfungsi normal. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Catatan | Tag , , , , | Meninggalkan komentar

Tidak Jadi Memposting

Sebenarnya, pagi ini saya sudah menyiapkan sebuah topik yang menarik untuk ditampilkan di blog ini. Sayang, dari sisi privasi dan sekuriti, saya menilai ini kurang pas momennya. Justru, ada beberapa hal yang menurut saya bisa diambil hikmahnya atas ketidakjadian saja memposting sebuah topik.

Hikmah pertama, kita harus berpikir berkali-kali untuk memposting sebuah tulisan. Tulisan itu bisa jadi bermanfaat, bisa jadi tidak. Orang yang hanya berpikir sekali untuk melakukan sesuatu, itu tingkatannya manusia awam. Tetapi orang yang berpikir dua kali atau lebih, dia masuk tingkatan bijaksana.

Hikmah kedua, sebagai dasar berpikir, bisa digunakan hukum aksi reaksi. Ketika kita melakukan sebuah aksi, apapun itu, niscaya akan ada reaksinya, baik langsung atau tidak. Nah, gunakan ini sebagai dasar berpikir.

Hikmah ketiga, jika kita kebanyakan berpikir, sangat mungkin terjadi kita akhirnya tidak melakukan apa-apa. Apa iya? Memang sih seringkali seperti itu, tetapi ada baiknya jika kita mencoba alternatif lain: tetap beraksi tapi dalam formasi yang lain.

Sekian dulu curcol pagi ini.. Semangat!

Dipublikasi di Catatan | Meninggalkan komentar

Ringkasan Buku Bermutu yang Paling Ringkas

Anda kenal James Clear? Orang ini salah satu penulis yang menurut saya sangat produktif, terutama di dunia digital. Nah, salah satu karyanya yang dia pampang di websitenya adalah mengenai ringkasan dari buku-buku kelas dunia yang sudah dia telaah. Saya ikut menyimaknya dan memang ringkasan yang tersaji di sana benar-benar padat. Bisa jadi, kalimat-kalimat yang menyusun ringkasan itu adalah benar-benar intisari dari buku-buku berat nan bermutu yang sudah James baca.

Kita semua bisa turut membaca ringkasan-ringkasan tersebut di laman ini:

Book Summaries: Popular Books Summarized in 3 Sentences or Less

Berikutnya, selamat menyimak ya di link tersebut…

Dipublikasi di Catatan | Tag | Meninggalkan komentar

Stagnasi Kualitas Tulisan

Kemarin saya menghabiskan satu buku karangan Pak Much. Khoiri yang berjudul “Rahasia Top Menulis.” Melalui buku itu saya mencoba mencari wawasan pengetahun tentang dunia tulis-menulis. Wawasan mengenai hal ini saya anggap penting karena saya ingin bisa menulis dalam arti yang sebenarnya. Jujur saja, sejauh ini saya hanya menulis seperti di blog ini sekadar menggoreskan catatan-catatan remeh yang melintas di benak. Selebihnya, mungkin belum sampai tingkatannya. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Bahasa, Catatan | Tag , , | Meninggalkan komentar

Lailatul Qodar Belum Lewat

Katanya tadi malam adalah malam lailatul qodar (selanjutnya saya sebut lailatul qodar saja, karena laila sendiri dalam bahasa Indonesia berarti malam). Informasi itu beredar tidak hanya pada satu grup whatsap saya. Masing-masing memiliki versinya sendiri, dengan membawa dalil-dalil yang memang kesemuanya sahih. Terima kasih untuk rekan-rekan whatsap yang sudah mengingatkan saya. Semoga Allah tambahkan untuk Anda semua kebaikan yang berlipat di bulan yang penuh keistimewaan ini. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Agama, Catatan | Tag , | Meninggalkan komentar

Verba Volant, Scripta Manent

Ungkapan latin pada judul tulisan ini berarti “ucapan akan hilang, namun tulisan tak akan hilang.” Saya mendapatkan ungkapan ini dari tulisan Pak Anies Baswedan ketika memberi resensi pada buku Pak Prijanto yang berjudul “Andaikan Aku atau Anda, Gubernur Kepala Daerah.” Sebagai informasi, kala  buku itu diterbitkan, tahun 2011, Pak Anies adalah seorang akademisi (Rektor Universitas Paramadina) sekaligus penggiat Gerakan Indonesia Mengajar. Yang menjadi pertanyaan berikutnya adalah, apakah ungkapan tersebut masih relevan di zaman serba digital sekarang? Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Bahasa, Catatan | Tag , | Meninggalkan komentar

Catatan Ringan untuk Buku “Andaikan Aku atau Anda, Gubernur Kepala Daerah”

sampul andaikan.pngBuku yang akan saya kupas sedikit ini dapat dikatakan buku lama. Diterbitkan pada akhir 2011, menjelang Pilkada DKI tahun berikutnya. Namun, relevansinya masih saya rasakan hingga saat ini. Mengapa demikian, karena buku ini ditulis oleh wakil gubernur Jakarta kala itu, bapak Prijanto atau yang biasa disapa Bang Pri. Lebih menarik karena beliau memiliki latar belakang militer tetapi memiliki minat lebih dalam hal menulis. Lahirlah tulisan yang sebagian besar berisi ‘daging’ ini.

Dalam kacamata saya, buku ini sangat bagus karena memuat teladan-teladan yang dilukiskan langsung oleh pelakunya. Teladan ini sangat jarang ditemukan mengingat teladan ini diterapkannya di tataran tinggi birokrasi: teladan seorang wakil gubernur. Teladan ini sangat kaya nilai, ada yang berupa sikap, pemikiran (baca: falsafah hidup), dan tindakan nyata. Latar belakang dan pengalamannya di dunia militer menjadi nilai tambah kualitas buku ini. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Bahasa, Catatan | Tag , , , , | Meninggalkan komentar

Kelemahan Kita

Setiap manusia diciptakan dalam kondisi tidak berdaya. Bahkan tanpa busana awalnya. Ya, bukankah manusia dilahirkan oleh ibunya dalam kondisi telanjang dan membutuhkan bantuan orang lain? Jadi, tidak ada manusia yang tidak punya kelemahan. Hanya saja, seiring berjalannya waktu, setiap manusia mendapatkan kelebihan-kelebihan yang ternyata bisa menutupi kelemahannya. Sekali lagi, menutupi kelemahan, bukan menghilangkan kelemahannya. Kalaupun bisa menghilangkannya, pasti tidak bisa 100 persen. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Catatan | Tag , | Meninggalkan komentar

Produktivitas di Hotel

Sebagai pegawai BPS, mau tidak mau saya harus mengikuti semua tugas yang diamanahkan kepada saya. Salah satu tugas itu adalah mengikuti pelatihan. Nah, kalau pelatihan biasanya kami para peserta diinapkan di hotel. Termasuk kali ini saya mengikuti pelatihan Survei Kerangka Sampel Area (KSA) di Salatiga. Pelatihan diselenggarakan di Hotel Laras Asri.

Berbicara menginap di hotel, saya perlu mengulik sedikit tentang produktivitas saya di hotel. Apa saja yang saya lakukan untuk mencapai apa yang saya anggap sebagai sebuah bentuk produktivitas. Jadi, jangan heran kalau ada teman-teman mengajak jalan-jalan keluar, saya justru lebih memilih mengurung diri di kamar. Untuk apa? Untuk mencapai produktivitas versi saya pribadi. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Catatan | Tag , | Meninggalkan komentar