Amanat Hari Korpri Ke-47

Kamis kemarin sejatinya kami, saya sebagai ASN mengikuti upacara peringatan hari Korpri ke-47. Namun, saya beserta beberapa kawan yang lain masih dalam status dinas luar mengikuti rapat teknis daerah. Oleh karenanya, himbauan untuk menyelenggarakan upacara di masing-masing satker dilaksanakan dengan mengikuti upacara peringatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten. Baca lebih lanjut

Iklan
Dipublikasi di BPS | Tag | Meninggalkan komentar

Blender Layar Putih Saja

Plis, jangan bingung membaca judul postingan ini. Blender yang saya maksud bukan blender yang dipakai untuk membuat jus, yang mencincang buah-buahan menjadi minuman jus yang lezat. Bukan. Tetapi Blender yang merupakan software 3D gratis saingan utama aplikasi-aplikasi 3D besar lain yang berbayar.

Jadi, ceritanya saya menginstal blender di laptop. Tetapi, yang muncul hanya layar putih. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Catatan | Tag | Meninggalkan komentar

Muhasabah Kata

Muhasabah berarti introspeksi. Introspeksi berarti kita melihat kembali ke dalam diri. Apa yang kurang baik kita perbaiki dan apa yang sudah baik kita tingkatkan kualitas dan kuantitasnya. Muhasabah sejatinya berasal dari bahasa arab, yang mana bahasa Indonesia sudah menyerap dari bahasa asing ini dalam jumlah yang tidak sedikit. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Catatan | Meninggalkan komentar

Hari Blogger Nasional

Baru saja saya membaca tulisan di blog dosen saya yang menceritakan bahwa hari ini adalah hari blogger nasional. Kemudian saya googling tentang hari blogger nasional, dan ketemu artikel di Kompas tahun 2011 berjudul Hari Blogger Nasional dan Sejarah Perkembangannya. Jadi segar lagi ingatan, ternyata hari blogger itu pernah ada. Hehe.. Sekarang, masih ada ndak ya? Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Catatan | Meninggalkan komentar

Tips Menulis Bang Tere

Siapa tidak kenal Tere Liye? Pria penulis novel laris ini merupakan sosok yang sangat berpengaruh di dunia sastra Indonesia saat ini. Karya-karyanya digandrungi banyak kalangan dan beberapa sudah dan akan naik ke layar kaca. Tak heran, karena memang setiap rangkaian kata dalam novelnya seakan memiliki daya magis tersendiri yang dapat menghipnotis pembacanya. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Catatan | Meninggalkan komentar

Pada Sebuah Pintu

Karena maksiat sekuku rasa bijaksana menjadi beku
Karena aib tersimpan lalu merasa aman
Tapi ternyata aman itu cuma semu
Toh kepada mati serasa melihat hantu

Mati itu kepastian, kenapa jua engkau alpa
Mati itu pintu keabadian, kenapa jua engkau enggan menatap
Mati itu…
Aku belum mati, belum bisa berkata-kata

Ya Allah, entahlah, nasib keabadian apa yang kan Engkau anugerahkan
Ya Allah, semua itu rahasia-Mu
Kami hamba-Mu, hanya bisa berharap pada welas asih-Mu

Lancang rasanya kami berharap surga sementara kami berkaus neraka
Kurang ajar mendamba bahagia sementara jiwa menimbun dosa biang nestapa
Munafik rasa hati mengaku cintai Engkau tapi menjawab seruan-Mu justru abai

Ya Rabb, Dzat yang mengilhamiku cinta
Jika Engkau terima cintaku, cukupkan cintaMu pada mereka yang kucinta
Hingga kapan pun
Hingga waktu yang tiada bisa dijangkau kata dan hawa manusia

Terimalah mahar lantunan ayat-ayat-Mu
Walau kusadar itu tiada apanya di sisi-Mu
Terimalah nyanyian pilu penyesalanku
Walau kusadar itu tiada apanya di sisi-Mu

Tapi kuyakin, Engkau cipta aku dengan setitik titik titik titik maksud
yang hingga aku melewati pintu terakhir pun tiada aku kan tahu
Orang yang menyaksiku kala itu pun hanya bisa menduga
Pelajaran apa yang bisa diambil

Serasa sembilu ketika berharap pada makhlukMu lalu sirna
Tapi mengapa tiada sembilu ketika berharap pada Engkau lalu sirna harapan itu
Apakah kami mengira Engkau angin lalu
Yang kelak tiba-tiba kami menangis meraung pilu kala tiba masa itu

Ah sudahlah
Cintai orang-orang yang kucinta
Sedalam aku yang bahkan tak tahu bagaimana menalarnya

Ku tetap meminta karena pada siapa lagi kalau bukan pada Engkau
Ku terus meminta karena Engkau tak pernah jemu
Ku terus meminta karena pintaku tiada besarnya bagiMu

Walau bagi kami makhluk sekecil kecil kecil ini, pinta itu amatlah besar
Walau kami pikir dan rasa, Engkau sudah beri lebih dari yang kami minta
Walau kami paham, Engkau sudah penuhi hidup kami sebelum kami merasa punya hak hidup

Ampuni kami Ya Allah, yang maha pengampun
Orang tua kami, anak-anak kami, isteri-isteri kami, saudara-saudara kami
Hujanilah dengan setitik cintaMu

Dunia dan akhirat

Blora, 17 Mei 2016

Dipublikasi di Catatan | Meninggalkan komentar

Banyak Cerita Terlewat

Saya tidak ingin menyalahkan siapa-siapa kecuali diri saya sendiri. Apa pasal? Ya, lantaran saya enggan (baca: males) menulis, jadinya banyak cerita penuh hikmah dan pelajaran yang terlewat tidak saya titipkan di sini. Bukan karena saya ingin sok jago menulis blog, karena sungguh saya tidak jago, tetapi sekadar ingin mencatatkan peristiwa yang kelak bisa saya kenang dan perbarui hikmahnya di dalam jiwa. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Catatan | Meninggalkan komentar

Ketika Malas Menulis

Ya akhirnya saya mencoba fitur voice typing milik Google. Mari kita lanjutkan dengan mengetik menggunakan Voice Typing. Artinya kita mengetik tidak lagi menggunakan jari-jemari tetapi menggunakan mulut. Ah sepertinya ini akan sangat memanjakan orang-orang yang malas menulis. Bagaimana tidak, orang yang ahli menulis dengan teknik 10 jari akan kalah cepat dengan orang yang menggunakan fitur voice typing ini. Seperti halnya pada kesempatan ini, saya menggunakan fitur voice typing milik Google. Ternyata enak juga. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Catatan | Meninggalkan komentar

Pusdiklat BPS ke STIA LAN Siang Ini

Ini adalah satu hari yang berkesan bagi saya. Ada acara penutupan diklatpim sekaligus pengumuman kelulusan. Ada rasa bahagia begitu dinyatakan lulus. Syukur sebanyak-banyaknya kepada Allah karena saya diluluskan-Nya. Terima kasih pada semua pihak yang telah membantu kami selama proses diklat ini.

Selepas penutupan, beberapa di antara kami pergi ke Balai Bahasa Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Lembaga Administrasi Negara (LAN). Keperluannya adalah mengikuti ujian ulang bahasa Inggris karena nilai minimalnya belum tercapai saat ujian bersama sekitar dua bulan yang lalu. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Catatan | Meninggalkan komentar

Iseng Uji Kecepatan Internet

Malam ini, di Pusdiklat BPS, ada dua opsi koneksi internet saya. Pertama pakai jaringan yang disediakan oleh kantor, yang kedua yang disediakan oleh Telkom melalui hotspot wifi.id. Mari kita bandingkan hasilnya…

Cara pertama, saya menggunakan uji kecepatan koneksi Internet yang disediakan oleh Cyberindo di link ini: https://speedtest.cbn.net.id. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Catatan | Meninggalkan komentar