Iptek atau Ipteks?

Kemarin, pas acara wisuda (11 April), pak rektor memberikan sambutan. Namun, ada yang aneh di sambutan tersebut. Beliau melafazkan iptek dengan ipteks. Jadi, pelafalan mana yang benar?

Iptek merupakan singkatan dari ilmu pengetahuan dan teknologi. Seharusnya, pelafalan yang benar adalah iptek, bukan ipteks.

Selanjutnya, pada acara wisuda tersebut juga ada pelafalan yang agak aneh. Cumlaude dibacakan oleh salah seorang anggota senat dengan pengucapan ‘kumloude’ (ada ‘e’-nya). Padahal, sepengetahuan saya pelafalan yang benar adalah ‘kumloud’. Selanjutnya saya cermati, pembawa acara mengucapkan istilah itu dengan ‘kumloud.’ Beda kan? Saya lebih pro pada yang terakhir.

Begitulah, pelafalan bahasa Indonesia ternyata tidak mencerminkan seberapa tinggi kapasitas keilmuan seseorang. Oleh karena itu, tidak selayaknya orang yang mengerti bahasa untuk memandang rendah orang lain yang salah dalam berbahasa. Toh, bahasa hanya merupakan salah satu dimensi kecerdasan seseorang sesuai teori multiple intelligence.

Pos ini dipublikasikan di Catatan dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s